SEJARAH DESA SINGOPADU

Untuk menggali sumber data berdirinya Desa Singopadu Pemerintah Desa bersama Tokoh Masyarakat mengundang para sesepuh dan beberapa warga masyarakat yang setidaknya mengetahui sejarah berdirinya Desa Singopadu. Para sesepuh dan tokoh masyarakat menuturkan berdasarkan cerita dari nenek moyang yang telah diceritakan secara turun temurunSebelum terjadinya desa Singopadu ternyata keadannya seprti hutan yang lebat sekali, istilah jawa gung liwang liwung. Suatu ketika ada seorang yang datang dari mana asalnya, namanya siapa tak seorang pun tidak mengerti dan dia pun tidak mengaku / tidak meberitahukan identitasnya. Pada ± tahun 1810 ada suatu  kejadian seekor singa yang tak seorangpun tidak dapat mengatasinya, yang bisa mengatasi amukan singa tersebut adalah seorang laki-laki (lelono), yang tidak beranak dan beristri, setelah kejadian itu maka orang tersebut diberi nama  Mbah Singo, selang  ±17  tahun kemudian datang lagi seorang yang konon katanya sakti dan dikdoyo (dikdaya), berkelana ke suatu tempat ketempat lain, keluar  masuk hutan, yang bernama Mbah Bei / Mbah Kerto, karena kesaktiannya, keluar masuk hutan (wono istilah Jawa) dan semenjak kedatangannya di wilayah daerah ini semakin berjaya. Maka orang tersebut diberi julukan Mbah Kerto Wono Joyo. Berarti pada tahun 1827 desa ini ada 2 (dua) orang yaitu Mbah Singo dan Mbah Kerto Wono Joyo. Setelah 3 (tiga) tahun kemudian berarti tahun 1830 2 (dua) orang tersebut tidak bersatu (saling bermusuhan), tidak ada kecocokan dalam masalah apapun, dengan segala daya upaya kedua orang tersebut tidak sepaham/tidak bersatu. Dengan kondisi yang tidak sepaham, maka  terjadilah pertengkaran sampai beberapa hari sampai berbulan-bualan lamanya karena kedua orang tersebut sama-sama sakti (podo dekdoyoni istilah orang jawa bilang) sampai membawa kematian diantara 2 (dua) orang tersebutadapun yang meninggal dunia adalah Mbah Singo terlebih dulu, tetapi sebelum meninggal dunia berpesan kepada Mbah Bei /Mbah Kerto Wono Joyo, tolong Desa ini setelah saya meninggal dunia beri nama Desa Singopadu. Pada tanggal  17 Agustus tahun 1838, hari Jum'at Kliwon diberi nama Desa Singopadu.


Komentar